Posted in Chaptered, Do Kyungsoo, EXO, Fluff, Friendship, Lee Minhyuk, Red Velvet, Romance, Son Wendy, Teen

Enchantment #3

Poster- enchantment copy

thanasa presented

enchantment

Starring by Red Velvet’s Son Wendy, BtoB’s Lee Minhyuk , EXO’s Do Kyungsoo  and others Genres Romance,Friendship,Fluff Duration Chaptered Rating Teen

Disclaimer Story is absolutely mine. The entire casting is the property of their respective agencies, I just have a plot. This is not perpect story and there’s typo everywhere hehehe. Hope you’ll be enjoy while reading this. DON’T BE A PLAGIATOR. Let’s enjoyed^^

 

Gymnasium ini masih riuh dengan suara fans yang berkumpul mendukung idola mereka masing-masing. Terlebih saat ini adalah pertandingan futsal yang notabene salah satu cabang olahraga yang bisa mengekspos kemampuan namja idol dalam berolahraga. Dan salah satu namja yang cukup lihai menggiring bola tersebut adalah namja yang berhasil membuatku badmood beberapa waktu yang lalu.

Lee Minhyuk.

Ia memang lebih tua empat tahun dariku, Ia juga seniorku di dunia entertainer, tapi melihat sikapnya beberapa waktu lalu yang menurutku unpredictible, membuat hasratku untuk menghormatinya jadi berkurang.

“Yeaaayyyy… Minhyuk Oppa… yah, yah tendang ahhhh…”

Uri maknae, Kim Yerim memang pribadi yang sangat Cheerfull, tapi siapa yang tadi Ia semangati? Minhyuk Oppa? Cihh… panggilanmu terlalu bagus untuk namja sepertinya Yerim-ah.

“Ya… ya…ya… kontrol dirimu Yerim-ah, kita tidak satu tim dengan member BTOB” bisikan Sooyoung yang berada tepat ditengah -antara aku dan Yerim, terdengar olehku samar-samar. Aku tersenyum, bentuk persetujuanku agar maknae kami ini berhenti meneriakan nama pria menyebalkan itu.

Aku masih memandangi jalannya pertandingan futsal tersebut, kedua tim terlihat imbang. Terbukti dengan skor kacamata yang masih bertengger walaupun babak pertama sudah hampir habis.

Waeyo unnie? kau tidak lihat Minhyuk Oppa benar-benar keren”

“Menurutku, adik pria yang baru saja duduk tepat di arah jam 12 ku tidak kalah tampan…” ujar Joy seraya tersenyum penuh arti, aku memalingkan wajah kearah yang Joy maksud. Saat telah mendapatkannya aku tak tahan untuk tertawa, tapi  dengan segera menutup mulutku sendiri. Cari aman. Karena aku tahu sebentar lagi maknae kami akan meledak.

“Sooyoung unnie, seleramu Pa..Yah. Pria aneh seperti itu unnie bilang tampan. Huh…” ujar Yeri sambil merengut, namun segera kembali tersenyum, sepertinya Ia telah melihat beberapa fans yang memperhatikan gerak-gerik kami, yah Yerim memang pandai memberikan fan service.

Tidak mau kalah Sooyoung membisikkan sesuatu yang masih dapat kudengar samar-samar.

“Walaupun begitu, setidaknya aku tidak pernah berkencan dengan pria A…NEH… yang baru saja kau bilang tadi.” tawaku hampir meledak namun aku segera cepat memeluk Yerim seraya mengajaknya tertawa, agar tidak ada yang curiga dengan pergerakkan kami. Joy hanya melenggang pergi sambil menjulurkan lidahnya pada Yerim.

Unnie, bantu aku menghabisi Sooyoung unnie nanti di Dorm!” aku hanya bisa tertawa menanggapi ulah kedua Dongsaeng ku ini.

.

.

.

. 

Mengikuti acara ini memang cukup melelahkan, tapi karena kami hanya bertanding sampai final di cabang memanah jadi aku pribadi bisa menikmati rangkaian acara dan melihat teman-teman idol lainnya yang sedang bermain. Aku juga bisa berinteraksi langsung dengan fans yang datang menyemangati kami, ahhh bahagianya.

Walaupun tidak se-ekspresif  Sooyong dan Yerim maknae grup kami yang jelas wajahnya bersinar sepanjang hari karena bertemu dengan banyak idol pria. Bahkan tadi Ia mengobrol asik dengan beberapa idol dari agensi lain seperti Bambam GOT7, N VIXX sunbaenim, beberapa sunbae dari BTS seperti Jungkook, J-hope oppa bahkan Jin Oppa. Aku juga menemukan fakta lain bahwa Minhyuk sunbaenim memang akrab dengan banyak yoeja idol, tapi jujur aku merasa tidak nyaman berada didekatnya setelah insiden tadi siang.

 

-o0o-

 

Malam ini aku tetap ada latihan vokal di gedung agensi kami, sebenarnya hanya aku yang ada jadwal latihan vokal untuk persiapan opening stage suatu acara konser, tapi aku meminta Seulgi untuk menemaniku cukup dengan menjanjikan cupcake jagung manis kesukaannya Ia pun setuju menemaniku dengan mengurangi jadwal istirahatnya di dorm kami kekekeekee.

Tapi aku yakin Ia pun berharap bertemu Jongin nanti, saat malam member EXO memang sering mampir ke gedung agensi kami, entahlah, sepertinya karena jadwal mereka yang terlampau padat mereka lebih sering berkunjung pada malam hari. Dengan kesuksesannya EXO sunbaenim memang sekarang tidak dapat dianggap remeh diantara artis SM lainnya.

Dengan langkah gontai akupun memasuki ruang latihan vokal, namun betapa terkejutnya aku saat melihat orang yang sedang memalingkan wajahnya karena sadar akan kehadiranku.

“Kyungsoo sunbae?? Apa yang kau lakukan disini?”

“Tentu saja latihan, memang menurutmu aku mau apa?” jawabnya seraya menunjukkan senyum tampannya yang selalu sukses membuatku meleleh.

“A..aahh.. iyah maksudku, kufikir hanya aku yang  akan berlatih dengan Jiwon Unnie” jawabku asal sambil menggaruk puncak kepalaku. Iya tersenyum penuh arti mendengar penjelasanku,

“Sepertinya, Jiwon noona akan telat, kemarilah… pilih kertas lagu yang akan kau latih. Kudengar kau akan mengisi acara opening stage concert?”

“Iya Sunbae… aku akan membawakan single yang pernah kunyanyikan sebelum debut

“Wow itu bagus, tapi omong-omong Seunghwan-a aku serius dengan permintaanku beberapa waktu yang lalu” raut wajah Kyungsoo sunbae tiba-tiba berubah serius, aku bingung setengah mati apa maksudnya.

“Ma..mak..sud sunbae? Permintaan apa?” belum sempat dijawab pintu latihan terbuka secara tiba-tiba dengan suara Seulgi yang tidak terkontrol

“Wan-a, Dia ada disini!! Joong…in-“ Seulgi melongo melihat kearah Kyungsoo sunbae, “Eh, Anyeonghaseyo Kyungsoo Sunbae…” aku mengerti apa yang saat ini Seulgi dan Kyungsoo pikirkan, Kyungsoo Sunbae hanya tersenyum menanggapi kejadian barusan yang sedikit errr.. memalukan. Setelah membungkuk pada Kyungsoo sunbae seulgi hanya mampu tersenyum gugup, malu dan kaget, yah ekspresi itu tergambar seluruh wajahnya.

Anyeong Seulgi-ssi… sepertinya kau sudah bertemu dengan uri Jongin, Dia sebentar lagi kesini kok mengantarkan americano pesananku” ujar Kyungsoo sunbae santai, Seulgi makin gugup dan wajahnya saat ini otomatis memerah seperti kepiting rebus.

“Aaaaahh.. iya sunbae, kami sempat berteman saat masih menjadi trainee

Arra… dia pernah bercerita padaku.”

“Benarkah??” wajah Seulgi kaget dan matanya yang kecil Ia  bulatkan maksimal mendengar pernyataan Kyungsoo sunbae, yahh setahuku memang Kyungsoo sunbae roomate Jongin-ssi dan juga mereka berdua cukup dekat. Pintu terdengar diketok, dan tubuh Jongin muncul sempurna diambang pintu membawakan 2 gelas americano tepat seperti yang dikatakan Kyungsoo sunbae.

Hyung ini pesananmu. Wendy-ssi? Kangseul? kalian ada jadwal latihan bersama dengan Kyungsoo hyung?” Seulgi malah berdiri mematung, akhirnya aku berinisiatif menjawab setelah sebelumnya aku seraya membungkuk.

“Ahh tidak Jongin-ssi, aku yang ada jadwal latihan, tapi Seulgi menemaniku”

“Ahhh, gwenchana santai saja, kita kan seumuran. Ohh begitu” Jongin lalu memalingkan wajahnya pada Seulgi “Yaaa… kau kenapa diam saja? Hmm maaf aku hanya membawa dua cup Americanno aku tidak tahu ada kalian berdua”

Gwencanaa, Kim Jongin” akhinya seulgi bersuara

“Yaaa.. apa yang kau katakan? Mengapa tiba-tiba menyebut namaku dengan lengkap hahahahaaa”

“Seulgi-ssi mungkin sedang lelah Jongin, sudahlah kau jangan meledeknya terus-menerus” interupsi dari Kyungsoo sunbae menyelamatkan sahabatku, Ia memberikan kedipan matanya sekilas padaku seperti isyarat. Apakah Kyungsoo sunbae tahu tentang perasaan Seulgi pada Jongin?? Argghhh gawat.

 

 

-n-

 

“Seulgi-a, Wendy-a… aku akan memberitahukan jadwal individu kalian untuk minggu depan kalian akan menjadi  bintang tamu di acara Running Man, Joo hyeon kau tetap pada jadwal mu di Music Bank, Joy tidak ada tambahan selain We Got Married, dan Yerim-a kau kosong, karena akan ada evaluasi belajar bukan? belajarlah dengan baik” Manager Red Velvet menjelaskan singkat beberapa jadwal mereka untuk minggu depan.
Running Man?? Ashaaa… pasti akan asik.. kekekee akhirnya aku juga main di Running Man Sooyoung-a” wajah Wendy berbinar, Seulgi juga tersenyum lebar mendengar jadwal yang akan Ia kerjakan minggu depan.

Nde unnie, sangat mengasyikan… Seluruh member Running Man adalah Sunbaenim yang sangat menyenangkan dan ramah”

“Aku sangat ingin bertemu Kwangsoo Oppa…” celetuk Seulgi tiba-tiba

Jeongmal?? Bukankah kau hanya tergila-gila pada Kim Jongin?” Irene sang leader tiba-tiba menginterupsi.

Aniyo unnie… memang menurutmu siapa wanita yang tidak jatuh cinta pada Jongin saat ini?!”

“Aku tidak. Aku hanya mencintai Chanyeol oppa” jawab Joy santai. Seulgi mengalihkan pandangannya pada Wendy sahabatnya.

“A…aaku?? Tidakk… Jongin bukan tipeku”

“Aku menyukai Jongin Oppa unnie!! Tapi aku bukan dongsaeng kurang ajar yang mendahului unnienya kok…karena aku… mencintaimu lebih banyak daripada Jongin Oppa yang sangat tampan itu”

“Yaaa.. Yerim-a, aku bingung mau bahagia atau kesal dengan pernyataanmu barusan kekekee”

“ Joo Hyeon Unnie tidak usah menjawab, kami tahu kok buatmu leader EXO jauh berkali-kali lebih menawan bukan?” godaan Joy pada sang leader menghasilkan glare yang ketus dan mematikan dari Irene

“Jaga bicaramu, jangan sampai disembarang tempat kalian tidak kontrol membicarakan pria-pria yang dekat dengan kalian. Ingat, kita harus bekerja keras berkali-kali lipat agar bisa mencapai kesuksesan. Kita harus sadar beban tanggung jawab yang kita pegang saat ini. Aku tidak ada waktu memikirkan pria seperti yang kalian lakukan” pernyataan Irene membuat keempat dongsaengnya terdiam dan tidak semangat melanjutkan pembicaraan mereka.

 

-n-

 

Mwo??? Minhyuk sunbaenim???”

Nde, wae Wan-a?? kau sepertinya kaget sekali..”

Ani Seulgi-a, kau sudah membaca script yang dibawakan Dongjoon Oppa??”

“Yupsss sudah kok… kau nanti akan sekelompok dengan Minhyuk sunbaenim, Kwangsoo Oppa, Gary Oppa, dan Lee Hyun Woo Oppa… Waahhh, kau beruntung sekali Seungwan-a” Seulgi kembali membaca script yang sebelumnya telah diberikan PD-nim pada manager mereka.

Namun Wendy sudah terlanjur lemas mendengar nama Lee Minhyuk member BtoB yang bahkan akan menjadi rekan satu tim nya. Untuk Wendy saat ini pria itu membuatnya sangat tidak nyaman.

Setibanya ditempat syuting sudah banyak kru dan beberapa guest yang hadir termasuk Minhyuk sunbae yang sedang asik mengobrol dengan Solar member Mamamoo. Bertemu mereka pun saling membungkuk dan menyapa, syuting memang dilakukan sejak pagi hari dan berhubung saat ini sedang musim dingin jadi briefing singkat mereka dilakukan dalam suatu tenda khusus.

 

“Jadi aku akan sekelompok denganmu?” Minhyuk sunbae tiba-tiba menghampiriku. Aku berusaha bersikap setenang mungkin pada pria satu ini.

Annyeonghaseyo, Minhyuk sunbaenim…” aku membungkuk hormat seraya tersenyum. Orang-orang disekitar kami sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing, bahkan Seulgi terlihat sedang tertawa dan mengobrol bersama Yoo Jae Suk sunbaenim.

“Wahh.. Daebak, ternyata kau bisa bersikap semanis ini padaku” aku membulatkan mata seolah-olah tidak mengerti maksud ucapannya. Minhyuk sunbae tersenyum dan memajukan wajahnya agar lebih dekat dengan telingaku.

“Maksudku, sepertinya pertemuan terakhir kita beberapa hari lalu kau tidak seramah ini denganku. Bahkan sepertinya kalau bisa kau mau memangsaku” Ia kembali pada posisinya dan menunjukkan smirk yang sungguh menjengkelkan.

Aku hanya bisa memaksakan senyum canggung, tenang Wendy, hanya untuk hari ini kau pasti bisa menghadapinya.

Walaupun helaan nafas panjangku menunjukkan bahwa kenyataannya hari ini akan menjadi hari yang panjang buatku.

.

.

Turut serta dalam Runningman sesungguhnya mengasikkan, hitung-hitung refreshing sambil bekerja. Aku berusaha setengah mati menghindari Minhyuk sunbae, tapi ternyata memang mustahil.

Lihat saja seperti saat ini kami duel bola lempar, dan aku menjadi member yang harus dilindungi, menjadi lawan Kim Jongkok sunbaenim memang seperti mimpi buruk. Tepat saat grup kami diujung tanduk, aku melihat dengan jelas bahwa bola yang dilemparkan Jungkook sunbaenim jelas akan mengenaiku. Bodohnya aku, aku hanya diam ditempat dan menutup mata.

Apa ini? Aku tidak merasakan apa-apa.

“Kau baik-baik sajakan?” suara riuh Kwangsoo oppa membuatku sadar bahwa grup kami masih “hidup”. Saat membuka mata ternyata Minhyuk sunbae yang ‘menyelamatkanku’. Walaupun sekilas aku melihat jelas bahwa tatapan Minhyuk sunbae saat itu, teduh dan sarat akan kekhawatiran.

Nde… aku baik-baik saja”

 

Permainan terus berjalan, dan mungkin karena suatu keberuntungan atau memang karena kemampuan atletik Minhyuk sunbae yang diatas rata-rata hingga mampu membuat grup kami keluar sebagai juara ini games kali ini.

.

.

.

Games terakhir adalah duel ripped nametag bagi kedua tim yang telah digabung secara acak pada games terakhir, dan wendy kembali berada satu tim dengan Minhyuk . Saat break dan briefing sekilas, Seulgi dan Wendy tampak antusias menanti permainan.

“ Wendy-a, sudah kupastikan grupku pasti akan menang. Kami punya Jungkok oppa hahahaha”

“Yak, Yak, Yak… jangan sombong seulgi-a. This is no end until the end. Remember that” Wendy berusaha optimis, walaupun sebenarnya memang kemungkinan kecil untuk menang.

“Okay… bahasa planet keluar lagi… huh”

“Itu bukan bahasa planet tahu. Lagipula grup kami juga ada Minhyuk Oppa, Jungkook oppa tidak mungkin menang melawan Minhyuk oppa untuk urusan lari” Wendy tersenyum bangga pada sahabatnya. Seulgi tersenyum penuh arti menanggapinya.

“Hmmm… Minhyuk Oppa, eoh??” sadar Seulgi sedang menggodanya, Wendy buru-buru menggelengkan kepalanya.

Ani, seul. Ini tidak seperti yang kau pikirkan”

“Huh? Memang aku memikirkan apa Wan-a. Aisssh, sikapmu justru yang membuat orang curiga… hahahahaha” Wendy tersenyum kecut, menanggapinya.

Minhyuk, duduk sambil memejamkan mata tidak begitu jauh dari meja mereka bersenda gurau. Ia tiba-tiba tersenyum mengisyaratkan kalau Ia mendengar perbincangan kedua Hoobae nya tersebut.

.

.

.

Wendy sedang membereskan make up nya yan sedikit berantakan karena habis makan siang. Saat minhyuk yang muncul secara tiba-tiba seperti biasanya.

“Jadi sekarang kau sudah mulai menyanjungku, eoh?” Wendy berbalik mendapati Minhyuk. Ia diam tidak menanggapi. “Aku berterimakasih loh, Son Seunghwan”

“Apa maksudmu sunbae?”

Ani... kau dan seulgi berbincang terlalu keras hingga mengganggu istirahat siangku. Dan aku mendeng-“

“Ahhh, aku mengerti. Heh, kau ternyata juga suka menguping yah sunbae, kau melakukan apa yang kau tuduhkan padaku, hah?” Minhyuk hanya tersenyum mendengar celotehan ketus Wendy.

“Jadi kau mengakuinya?”

“Mengakui apa?”

“Kalau kau menguping pembicaraanku dan temanku”

Heol… Kau dan Namjoo sunbae terlalu bahagia bersenda gurau bersama. Wajarlah kalau aku mendengarnya, aku akan berdiri tidak jauh.” Ujar Wendy sambil kembali membalikkan tubuhnya membelakangi Minhyuk.

“Aku tidak bilang loh kalau temanku itu Namjoo. Wah, bahkan kau mengingatnya dengan jelas lawan bicaraku saat itu.” Minhyuk mengangguk alih-alih berfikir lalu tersenyum.

Wendy sempat tersentak mendengar ucapan Minhyuk. Namun Ia kembali berusaha menguasai dirinya, buru-buru membereskan perlengkapan make up nya dan pergi dari tempat itu.

“Permisi sunbae, sebentar lagi kita kan mulai take. Lebih baik kau bersiap-siap” Wendy melewati Minhyuk yang masih diam berdiri didekat pintu.

“Tunggu…”

Wendy menghela nafas jengah, kalau saja pria ini bukan seniornya. Ia pasti akan tetap melangkah pergi tidak peduli.

Waeyo sunbaenim?”

“Aku mau bertaruh…”

“Aku tidak mau…”

“Aku tidak minta persetujuanmu, hanya memberitahumu agar bersiap-siap” Wendy tetap diam menunggu Minhyuk menyelesaikan kalimatnya.

“Aku harus mendapatkan kontak ponselmu jika grup kita menang di games kali ini, bagaimanapun caranya.”

Minhyuk membalikkan badannya menghadap Wendy, dan tersenyum.

Wendy tidak mampu menutupi betapa kaget dirinya mendengar ucapan Minhyuk

Mwo… sunbae?”

Minhyuk melangkah pergi meninggalkan Wendy.

“Ayo cepat bersiap-siap. Tidak usah merengut, setidaknya aku sudah memberitahumu”

Wendy kehilangan kata-kata.

Apa-apaan ini dia pasti benar-benar pria gila. Arghhh, hancur sudah hariku, karena LEE MINHYUK!

 

TBC

 

 

 

Hai… haiii…

Bagaimana dengan part ini?? adakah yang masih menunggu kelanjutannya?? Kekekeke

Kirimkan jejak kalian kawan, gumawo…

 

With love

thanasa

Advertisements

Author:

I am a ordinary girl, who love Do Kyungsoo damn much... -You may know My Name, But You don't really know Who I am- (:

2 thoughts on “Enchantment #3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s