Posted in Uncategorized

Why Philiph Lahm?

Hai Dreamers 🙂

Okey… kali ini saya akan membahas tentang seorang pria tampan yang berhasil membuat saya jatuh cinta selama 10 tahun ini hahahhaa…. Who is he?

He is Philiph Lahm:

philipp-lahm-01

Date of birth: Nov 11, 1983
Place of birth: München  
Age: 32
Height: 1,70 m
Shoe size: 7,5
Nationality:   Germany
Position: Defence – Right-Back
Foot: right
Player’s agent: acta7
Current club: Bayern Munich
In the team since: Jul 1, 2002
Contract until: 30.06.2018
Outfitter: adidas
Shoe model: ACE 16.1 Primeknit FG since Jul 15, 2016

 

Well, kalian mungkin bertanya kenapa judul postingan ini ‘Why Philiph Lahm’ … sebenarnya gak ada alasan spesifik sih, hanya saja sebagaimana yang kita tahu Dunia Sepak Bola itu bergelimangan pemain bintang dengan paras tampan -walaupun bagiku Lahm pun tidak kalah tampan, dan tidak bisa dipungkiri salah satu daya tarik pemain bola bagi kaum hawa adalah kenampakan fisiknya.

Namun begitu, nyatanya selama saya mengenal dunia olahraga yang satu ini saya bener-bener jatuh cinta sama pemain bertubuh ‘mungil’ ini hehehee

Temanku banyak yang berkomentar,

Kenapa Lahm?

Apa sih bagusnya Lahm?

Yaelah, Lahm doang. Cari yang lebih bagus dong!

Lahm itu siapa sih?

 

Okey, dari sekian banyak pertanyaan itu -ada beberapa yang bikin saya badmood dengernya-, saya selalu bilang bagaimanapun saya suka nya ya sama Lahm. Lahm gak kalah keren kok. Karena dia Philiph Lahm.

Dan untuk menjawab beberapa pertanyaan diatas saya akan menyajikan biografi singkat dan pandangan beberapa tokoh sepak bola tentang Lahm. Let’s check this out, dreamers…

Nb: setelah ini, komentar pribadiku dan kutipan akan dicetak miring.

 

 

Philipp Lahm  adalah seorang pemain sepak bola Jerman dan saat ini bermain di posisi pemain bertahan untuk Bayern München. Dia pertama kalinya bermain untuk Tim nasional sepak bola Jerman pada Piala Eropa 2004 dan pertama kalinya pada Piala Dunia pada event Piala Dunia 2006. Dia menciptakan gol pertama pada Piala Dunia FIFA 2006.

Pada awal kariernya, Philipp Lahm adalah produk asli Bayern Munich Junior Team. Dia bergabung dengan tim pada umur 11 tahun setelah pelatih tim muda,Jan Pienta,melihat dia bermain untuk tim muda lokal di kampung halamannya di Gern,Munchen.Dia sangat berbakat,ia dua kali memenangkan bundesliga muda.Pada usia 17 tahun ia dipromosikan ke Bayern Munchen B.Pelatihnya Hermann Gerland mengatakan bahwa Philipp Lahm adalah pemain paling berbakat yang pernah dilatihnya.Dia menjadi kapten di musim keduanya

Pada 13 November 2002.Lahm membuat debut pertamanya untuk tim utama sebagai pemain pengganti pada menit 92 pada pertandingan melawan RC Lens yang berakhir dengan skor 3-3 pada babak penyisihan grup Liga Champions.

Lahm dipinjamkan ke VfB Stuttgart pada tahun 2003,ia membuat debut Bundesliganya pada musim 2003-2004 melawan F.C Hansa Rostock,ia masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Silvio Meißner pada menit ke 76. Lahm mencetak goal di Bundesliga pertamanya pada pertandingan melawan VfL Wolfsburg dan berakhir dengan kemenangan Stuttgart 5-1.

(Wikipedia, 2016)

 

Baru-baru ini aku baca berita, yang sebenarnya sudah diposting sejak tahun 2014 dengan judul :

Mengapa Philipp Lahm setidaknya layak disebut pemain terbaik kedua di dunia…

 

Wow, kesan pertama bangga dong. Pemain favorit loh…

Kubaca lah ya artikelnya. dan alhasil aku makin jatuh cinta sama little Capt. satu ini. Ini adalah beberapa pernyataan yang ku kutip dari artikel tersebut.

 

Pada usia 17 tahun, Lahm sudah sempurna

Jika Anda mempertimbangkan tidak hanya kelas tetapi juga konsistensi, maka tidak pernah ada orang seperti Lahm dalam sepakbola Jerman. Orang yang menemukan dia disebut Hermann Gerland. Dia sekarang adalah asisten pelatih Bayern, tetapi dulu menjadi pelatih cadangan, di mana klub mengembangkan bakat lokal. Dia pernah berkata: “Lahm sudah sempurna ketika ia berusia 17 tahun. Dia bisa melakukan itu semua, tidak ada yang tersisa bagi saya untuk mengajarinya.” Gerland juga mengatakan: “Philipp tak pernah memainkan pertandingan yang buruk bagi saya. Dia tidak mampu bermain buruk..
Ketika Lahm menginjak usia 19 tahun, pada tahun 2003, Gerland mencoba mencari klub pinjaman untuknya karena Lahm tidak akan mendapatkan waktu bermain yang ia butuhkan di Bayern yang bertabur bintang. Gerland menelepon Felix Magath, yang kemudian melatih VfB Stuttgart dan menawarkan jasa seorang pemain “yang tampak seperti berusia 15 tahun, tapi bermain seolah-olah ia berusia 30 tahun”. Seorang Magath yang skeptis ingin tahu di mana dia harus memainkan pemain muda luar biasa ini. Gerland menjawab: “Pada bek kanan atau bek kiri atau lini tengah sisi kanan atau gelandang tengah….

Dua bulan setelah kesepakatan pinjaman, Stuttgart bertemu Manchester United di Liga Champions. Menurut Gerland, Sir Alex Ferguson menatap Lahm dan segera ingin mengontraknya.

Itu telah menjadi cerita 10 tahun terakhir: Lahm cocok di mana pun Anda memainkan dirinya, hampir tidak pernah menunjukkan kinerja yang biasa-biasa saja, dan segera mendapatkan kekaguman dari siapa saja yang mengetahui tentang sepakbola. Tapi itu mungkin butuh kedatangan Pep Guardiola untuk membuat dunia menyadari betapa bagusnya Lahm sebenarnya.

Pria asal Katalan –Pep Guardiola, itu tidak hanya memanggilnya pemain tercerdas yang ia tahu setelah hampir tiga bulan di Bayern, dia juga mengatakan kepada siapa saja yang mau mendengarkan bahwa permainan sepakbola ditentukan di lini tengah – dan kemudian pemain terbaik anda harus bermain di area tersebut di atas lapangan. Kemudian ia memindahkan posisi Lahm, bek kanan terbaik di dunia, tepatnya di sana, meskipun pelatih memilikibegitu banyak  gelandang lain untuk diilih dari tapi tidak bek kanan kelas atas lainnya.

Ini mengirimkan sinyal yang kuat. Sebenarnya, itu begitu kuat bahwa pelatih nasional Joachim Loew mengikuti saran Guardiola dan memainkan Lahm di lini tengah saat Piala Dunia dimulai. Itu cukup bagus untuk mendapatkan Jerman ke perempat-final, namun ketika kondisi akan semakin sulit dan turnamen tergantung pada keseimbangan, Lahm kembali ke posisi semula untuk tiga pertandingan terakhir.

Dari sana, Jerman mengkombinasikan penetrasi ekstra di sisi sayap (berkat kemampuan overlap Lahm) dengan pertahanan yang sangat solid – dan hanya kebobolan satu gol (7-1 saat melawan Brasil) akhirnya memenangkan trofi yang telah menghindari mereka begitu lama. Dan ketika pemilihan Germany Footballer of the Year datang, di posisi berapa Lahm? Kelima. Konyol.

Cerdas dan akomodatif

Jadi, jika dan saat saya akhirnya mendapatkan kartu anggota resmi Asosiasi Penulis Olahraga Jerman (Anda tahu kutipan Groucho Marx, jadi jangan bertaruh), organisasi yang membagikan penghargaan tersebut, suara saya akan saya berikan ke Lahm terlepas dari musim yang mungkin dia miliki.

(Four-four two.com, 2016)

 

Well, menurutku memang pelatih yang saat ini berpindah ke Manchester City tersebut terlihat mengetahui dengan baik kemampuan yang dimiliki Lahm, dan betapa ia menghargainya. Terbukti dengan pernyataannya yang mengatakan bahwa bagi dirinya Lahm merupakan seorang pemain Legenda.

 

Bayern memiliki legenda seperti Franz Beckenbauer, Gerd Muller, Uli Hoeness dan Kalle Rummenigge. Bagi saya, Philipp Lahm berada di level yang sama dengan para legenda tersebut. Ia adalah kapten sempurna untuk Bayern dan telah banyak membantu saya di dalam dan luar lapangan. Ia satu-satunya bek kanan di dunia yang bisa mendominasi permainan dari posisinya. Ia selalu main bagus. Saya tidak melihat Lahm main jelek selama tiga musim terakhir

Pep Guardiola (Sport Bild,2016)

8e19c240137fc58510a524a87e8d38d5fa247ada

 

 

 

 

 

 

Selain itu, saya menyukai pribadi Lahm yang terlihat begitu tenang, tidak neko-neko, dan bahkan terlihat begitu hangat , hal itu terbukti dengan betapa ia mencintai istri, dan anaknya saat diluar lapangan -yang menjadi salah satu alasan mengapa ia mengambil pensiun dini dari Timnas Jerman tahun ini.

Walaupun sedih tidak bisa melihat sepak terjang seorang Lahm bersama dengan Der Panzer, apalagi mengingat kesuksesan besarnya membawa Jerman sebagai Juara FIFA World Cup 2014 di Brazil, tentunya wajar banyak yang menyayangkan keputusannya tersebut.

Meski begitu, saya secara pribadi cukup terenyuh saat mengetahui alasan ia mengambil keputusan tersebut. Dan memutuskan untuk berhenti menggerutu saat menonton pertandingan Piala Eropa 2016, Prancis yang membuat Jerman tertahan hanya sampai babak Semi Final. :”) #mungkinkrnagakadaLahm

Lahm juga menunjukkan rasa hormatnya pada Pep Guardiola -sebelum hengkang ke Manchester City, dengan memberikan ‘kado perpisahan’ yang manis dengan kemenangan Bayern Muenchen di DFB Pokal 2016 usai menaklukkan Borussia Dortmund

Dan, Bahkan…. our little capt, meminta Guardiola untuk mengangkat trofi DFB Pokal. Namun, pelatih asal Spanyol itu menolak dan menginginkan Lahm untuk mengangkat trofi itu lebih dulu. (He’s so awesome^^)

Namun, melihat permintaan para skuad klub raksasa Jerman itu, akhirnya Pep memutuskan untuk mengangkat trofi itu secara bersamaan dengan Lahm. Rasa haru pun menyelimuti Pep yang tak kuasa membendung air matanya.

bayern-muenchen-juaradfb_20160522_044745

 

 

Baiklah… sepertinya cukup sekian artikel tentang Our Little Captain -Philiph Lahm- sampai jumpa dilain kesempatan, kekekekeke

 

With Love

thanasa

 

 

 

 

Advertisements

Author:

I am a ordinary girl, who love Do Kyungsoo damn much... -You may know My Name, But You don't really know Who I am- (:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s