Posted in Chaptered, Do Kyungsoo, EXO, Fluff, Friendship, PG-13, Red Velvet, Romance, Son Wendy

Enchantment #1

Poster- enchantment copy

thanasa presented

enchantment

Wendy Son [Red Velvet], Lee Minhyuk [CNBlue], Do Kyungsoo [EXO] | member Red Velvet and the others | Chaptered | Romance, Friendship, Fluff | PG 13+ | General

 

Disclaimer   : Story is absolutely mine. The entire casting the property of their respective agencies, I just have a plot. This is not perpect story and there’s typo everywhere hehehe. Hope you’ll be enjoy while reading this. DON’T BE A PLAGIATOR. Gamsahamnidaaa…

 

-o0o-

 

 

BTOB DORM

Peniel tidak berhenti memandangi layar ponselnya, suara manis seorang wanita terdengar jelas dari ponselnya tersebut. Sofa ruang tengah dorm adalah tempat favorit Peniel untuk memainkan ponsel pintarnya tersebut.

Aiiisshhh Jinjja yeppeo..” masih kagum memandangi layar ponselnya, seorang pria dengan tubuh sedang dengan peluh yang bercucuran muncul dan segera mengikuti pekerjaan temannya yang sedang memandangi ponsel. Tanpa sadar wajah Minhyuk sudah berada tepat disamping wajah Peniel yang tetap fokus memandangi video yang menunjukkan seorang wanita cantik dengan mini dress hitam dan bersuara indah.

Wendy??? “ suara Minhyuk sukses mengagetkan kegiatan yang Peniel lakukan,

Yaaak… bisakah kau memberi tanda?!! Kau mengagetkanku Minhyuk Hyung” Peniel mendengus kesal dan memandang ‘horror’ ke arah Minhyuk.

 

Aku sepertinya sudah memberi tanda suara, saat pintu dorm kubuka, bahkan aku sudah lewat dihadapanmu untuk mengambil minum ke kulkas..” jawabnya tanpa rasa bersalah.

 

Aisssshhh tetap saja… sudahlah” tahu bahwa perdebatan mereka tidak akan berujung baik, Peniel kembali menghiraukan kehadiran Minhyuk yang saat ini sudah duduk tepat disampingnya, Ia tetap melanjutkan kegiatan menonton video yang yang menampilkan “wanita idamannya” tersebut.

 

Kau menyukai Wendy Dong Geun-a?? Wendy dari Red Velvet?” tanpa mengalihkan pandangannya Peniel hanya mengangguk, yah nama asli Peniel adalah Shin Dong Geun. Minhyuk hanya tersenyum tipis melihat sikap teman satu grupnya yang satu ini.

 

Tapi bukan rasa suka seperti pria yang ingin memiliki seorang wanita menjadi kekasihnya, Hyung.” Minhyuk mengerutkan keningnya mendengar ucapan rekan satu grupnya tersebut namun masih tidak berniat untuk berkomentar, “Kau ingat kan kalau minggu lalu kami syuting bersama dengan member Red Velvet untuk merayakan pernikahan virtual uri Sungjae dan Joy-ssi?” Minhyuk mengangguk menyetujui seraya menghabiskan air mineral di botol yang digenggamnya,

“Aku mengaguminya Hyung, kufikir akan jarang menemui idol wanita dengan kepribadian sepertinya.

 

Memang dia seperti apa?” tanya Minhyuk datar,

 

Entahlah, yang jelas aku bisa merasakan bahwa segala yang Ia lakukan itu tulus. Dia seseorang yang sangat ramah, sederhana dan sangat perhatian… Belum lagi ditambah dengan bakat yang dimilikinya. Bagiku Ia sempurna, karena itu aku mengaguminya.”

 

Minhyuk tampak tetap tidak tertarik, Ia mengerutkan kening lalu menyandarkan tubuhnya pada sofa lembut berwarna maroon tersebut. Peniel tersenyum mengejek melihat responnya tersebut,

 

Tidak usah berpura-pura tidak peduli Hyung, harusnya kau melihat kembali tayangan acara itu. Saat kita pertama kali bertemu dengan Joy-ssi. Apa kau ingat, apa yang kau lakukan saat kita menerima panggilan telepon dari Wendy-ssi? Cihhh… dan sekarang kau sok bersikap acuh

 

Aniya, kalo pada saat itu aku kan hanya membuat suasana menjadi lebih menarik. Lagipula, bukankah memang banyak idol wanita yang memperlihatkan citra sempurna seperti itu jika didepan kamera?” pernyataan yang Minhyuk ucapkan, membuat Peniel kembali bersemangat dan segera menegakkan tubuhnya.

 

Denggg… itulah perbedaannya Hyung, Ia menunjukkan semua hal itu justru saat waktu break… Kau tahu betapa artis dari agensi mereka menjaga sikap dan cara bicaranya bukan? Yaah aku tahu mereka melakukan itu agar tidak terjadi skandal, menjaga citra mereka dan apalah itu..tapi percayalah Hyung, Kau pasti menyesal karena tidak ikut syuting bersama kami pada hari itu…

 

Kenapa aku harus menyesal, itu kan hanya Wendy… siapa nama aslinya?

 

Son Seunghwan” jawab Peniel cepat dan tetap bersemangat, yang bertanya sudah menghilang dibalik pintu kamarnya.

 

 

-o0o-

 

 

Unnie, menurutku kau sangat beruntung memiliki suami virtual seperti Sungjae Oppa, huaa Ia sungguh tampan” Yeri maknae Red Velvet berceloteh riuh diruang latihan SM Entertainment.

 

Lalu? Kau mau menikahinya menggantikanku, Eoh?Selesaikan dulu sekolahmu!” jawab Joy disambut dengan gelak tawa ketiga member Red Velvet yang lainnya.

 

Joo Hyeon-a, kau dipanggil kekantor oleh sajangnimmanager mereka tiba-tiba muncul diruang latihan,

 

Arrasho-yo oppa” jawab Joo Hyeon sang leader yang lebih dikenal dengan nama Irene seraya berdiri meninggalkan keempat dongsaengnya diruang latihan.

 

Kalian break  45 menit, jangan mengemil!” ancaman si manager oppa hanya menghasilkan reaksi yang beragam, Joy yang seketika lemas, Yeri yang frustasi sambil mengacak-acak rambutnya, Seulgi tertawa sambil menyenderkan kepalanya di dinding, dan Wendy tersenyum hangat melihat tingkah kedua maknae grupnya.

 

Geundae, Sooyoung-a , apakah acara itu benar-benar harus mengikuti script yang ada? Bagaimana bisa kau berakting begitu imut? Dan errr, apakah kekasihmu tidak cemburu?” tanya Wendy secara tiba-tiba sambil membuka tutup botol sebuah air mineral.

 

Nugu??Chanyeol oppa? Hahahhahaa…” Joy yang diikuti Yeri tidak berhenti tertawa mendengar pertanyaan Wendy, Wendy melihat kearah Seulgi sekilas, yang dimintai respon hanya mengedikkan bahu dan berusaha memperbesar bola matanya yang hanya berukuran bulan sabit.

 

Mengapa kalian berdua tertawa?Am I did something wrong?” tanya Wendy memastikan.

 

Unnie, Chanyeol oppa menjadi kekasihku bukan satu bulan kan? Kami sudah hampir dua tahun menjadi kekasih, menurutmu siapa yang harus lebih cemburu? Dia padaku yang memiliki suami virtual jelas-jelas sebatas profesionalisme, atau aku yang memliki kekasih seperti Dia dengan grup raksasanya yang memiliki fans fanatik gila yang memang sungguh-sungguh tergila-gila padanya?” Joy menghela nafas panjang, “Kau tahu unnie? Bukan hanya satu atau dua fans Chanyeol oppa yang ternyata merupakan putri keluarga chaebol.” pernyataan terakhirnya membuat wajah Joy benar-benar berubah menjadi sendu,

 

Aniii unnie…aku tahu Chanyeol oppa sangat menyayangimu. Ia tidak akan mungkin berkhianat, karena aku akan menjadi orang pertama yang mencubit telinga besarnya jika ia berani melukaimu.” peluk Yeri menghibur Joy yang sedikit melemah mengingat fakta hubungannya dengan sang kekasih, melihat keadaan Joy, raut wajah Wendy berubah menjadi tidak enak. Ia merasa bersalah telah mengangkat topik yang tidak ia sangka membuat mood salah satu dongsaeng kesayangannya menjadi kurang baik.

 

Sooyoung-a, maafkan aku, ini salahku menanyakan hal yang tidak berguna. Sungguh aku tidak bermaksud seperti itu” diluar perkiraan Wendy, Joy seketika mengangkat wajahnya dan tersenyum lebar hingga memperlihatkan barisan giginya yang tersusun rapih. ekspresinya benar-benar berubah 180 derajat.

 

Unnie jangan berlebihan, itu sudah resiko berpacaran dengan sesama idol unnie.Dan aku yang memilih resiko itu, unnie jangan berlebihan, memang unnie salah apa padaku?” Wendy tersenyum sedikit lega memdengar ucapan Joy,

 

Tapi unnie, bolehkah kau tetap mendapatkan hukuman dariku untuk membuat vanilla muffin?Kau sudah lama sekali tidak membuatkannya untuk kami…” ujar Joy menambahkan sambil memberikan aegyo yang membuat Wendy merasa tidak nyaman. Bukan apa-apa Wendy lahir dan besar di Amerika, memiliki Aegyo?That’s not Her style.

 

Aku setuju! Kaumenyayangiku kan Seunghwan-a??? Buatkan kamii… Saranghae Son Seunghwan.” Kang Seulgi yang sedari tadi hanya menjadi seorang pendengar menambahkan dengan semangat.

 

Nado unnie, Nado… aku maknae kesayanganmu kan? Eohhh” ujar Yeri mengintimidasi, melihat perilaku salah satu roomate kesayangannya ditambah kedua dongsaengnya yang mulai tidak terkontrol menjijikkan – yaa bagi Wendy Aegyo itu… errr menjijikkan-,Wendy berlari kecil meninggalkan ruang latihan.

 

Ingat manager oppa bilang kita tidak boleh mengemil, muffin terlalu berkalori untuk jadi cemilan kita” jawaban Wendy menjadi gema ditelinga ketiga member Red Velvet tersebut  yang masih tertinggal di dalam practice room ketika Ia sudah menghilang dibalik pintu.

 

 

-o0o-

 

 

Red Velvet’s Waiting room – KBS’s Song Festival 2015

 

Hingar bingar stylists, manager, beberapa staff SM Ent, beberapa make up artist terlihat jelas memenuhi ruangan yang tidak begitu lega dengan cermin besar memenuhi salah satu bagian di dinding ruangan tersebut. Belum lagi keberadaan lima gadis cantik dengan pakaian serupa namun tetap dengan mini dress dasar yang berbeda warna.

 

Unnie, bukankah panggung ini begitu besar? Omo… aku melihatnya, besar sekali.” celoteh Yeri pada Wendy yang sedang merapikan rambut blonde yang sudah terlebih dahulu ditata menjadi sedikit bergelombang, membuat Ia terlihat begitu anggun walaupun dengan kostum panggungnya yang bertema beauty waitress dengan mini dress biru sebagai dasarnya. Wendy tersenyum hangat menanggapinya,

 

Wae maknae??Buseowoso??” tanya wendy,

 

Sedikit..” respon sang maknae dengan cengiran lebar andalannya. Irene sang leader membuka suara tanpa mengalihkan pandangannya pada cermin melihat kinerja si penata rambut pada rambut panjangnya yang begitu indah.

 

Yeri-a, unnie harap kau lebih fokus kali ini… Kau tahu kan semua rival akan berada dipanggung yang sama, mata mereka akan melihat dengan jelas. Jadi, kumohon padamu fokus… aku tidak menghakimimu untuk setiap lipsync yang kau lakukan bahkan di panggung sebesar ini.Aku mengerti kau masih dalam tahap belajar, tapi kumohon. Kali ini berikan usaha maksimalmu” raut wajah Yeri seketika berubah menjadi sendu, terlihat Wendy dan Seulgi yang kaget dengan pernyataan leader mereka saat ini.

 

Yaaah, Irene memang sangat tegas, dibalik wajahnya yang begitu menawan Ia benar-benar menunjukkan ketegasannya dalam memimpin grup yang telah membesarkan namanya ini.

 

Arrasho-yo unnie… jangan khawatir, seiring berjalannya waktu aku akan benar-benar menunjukkan perubahanku yang luar biasa padamu sehingga kau bisa memberikan sedikit rasa banggamu padaku” jawab Yeri sarkastik, tanpa mengalihkan pandangannya pada sang leader. “Aku mau ke toilet” lanjutnya.Sepeninggalan Yeri, Kang Seulgi memberi kode agar Wendy mengikuti Yeri, mereka berdua yakin bahwa Yeri butuh teman saat ini.

 

“Jika kalian ingin memarahiku, silahkan.Tapi kalian tahu betul bahwa semua yang kukatakan tadi adalah kenyataan.” Mendengar hal itu, Joy dan Seulgi hanya dapat saling menatap dalam diam dan menghela nafas panjang, berharap semua akan baik-baik saja.

.

.

Seperti yang telah diduga, Yeri memang berada di toilet, dengan kedua tangannya yang tergenggam keras. Raut wajahnya terlihat jelas bahwa Ia marah, sedih, kecewa, Wendy sungguh mengerti apa yang terjadi pada salah satu rekan grupnya tersebut.

 

Yerim-a, Gwenchana?” kehadiran Wendy dapat diketahui oleh Yeri tanpa Ia harus berbalik, karena pantulan Wendy terlihat jelas pada kaca wastafel yang cukup besar ukurannya.

 

Waeyo unnie? Seharusnya kau tidak usah mengikutiku… Jangan khawatir, aku baik-baik saja” wendy hanya tersenyum sambil mengelus lembut kepala Yeri dengan penuh kasih sayang.

 

Apakah kau diajarkan gurumu disekolah untuk berbohong Yerim-a? Bahkan denganku? Bukankah kau bilang aku unnie-mu?” Yeri tersenyum haru.

Yeah, ia memang sangat mengasihi Unnie nya satu ini. Unnie yang setia menyiapkan makanan untuknya saat Ia lapar, Unnie yang tetap tersenyum memberi semangat walau Ia kerap-kali berbuat kesalahan, Unnie yang setia menemani Yeri untuk mencari barang-barang-nya saat tidak terlihat dimana-mana, Unnie yang rela berbagi tempat tidurnya disaat hujan dengan bunyi petir yang sangat Yeri takutkan datang.

 

Yeri tetap menahan bulir-bulir kristal bening itu jatuh dari pelupuk matanya, umurnya memang masih sangat muda. Namun terkadang Ia bisa bersikap jauh lebih kuat dari wanita yang berumur lebih dewasa darinya.

 

Unnie, ige neomu himdeuro… Aku bahkan tidak peduli saat hater menyebutku idol yang paling tidak berbakat. Tapi ini mimpiku, apakah aku salah memiliki orang-orang yang mendukungku? Kau tahu kan unnie aku masih berusaha, aku selalu berusaha untuk menjadi lebih baik… bukankah rekan satu tim setidaknya harus mendukungku?” Wendy menarik nafas panjang tanpa melepaskan pelukannya, tangan kanannya masih mengelus puncak kepala Yeri agar membantunya menjadi lebih tenang.

 

Yerim-a, kau tahu kan Joo Hyeon Unnie tidak membencimu, kau mengerti kan itu hanya bentuk caranya untuk membantumu? Kau tahu Yerim-a, terkadang kita tidak dapat melihat suatu mutiara yang indah karena tertutup oleh pasir dan tersembunyi didalam dasar laut. Aku tetap bangga padamu, karena kau tahu?Tidak semua gadis seusiamu bisa bertahan dibawah tekanan besar seperti yang selama ini kau alami.Aku menunggumu, saat kau berubah menjadi jauh lebih baik. Make it easy and let it flow dear…

 

Unnie bisakah kau berhenti menggunakan bahasamu? Aku malas menjadi penerjemah dadakan” ujar Yeri disela-sela isakannya,

 

Aigoo, tapi kan aku memang berasal dari sana, sudahlah ayo kita kembali ke ruangan sebelum Dong joon oppa panik melihat kita berdua tidak ada” dan Yeri hanya tersenyum menyetujui usulan Unnienya tersebut.

 

Namun saat sudah beberapa langkah keluar dari toilet, Yeri kehilangan sedikit keseimbangannya.Ia hampir saja jatuh, jika saja tangan Wendy tidak sigap menahannya.

 

Yaaa, Yerim-a wae? Gwenchana?

 

Appo unnie, sepertinya karena heelsku” Wendy segera berjongkok untuk melihat keadaan kaki Yeri, Ia membenarkan posisi Heels yang dikenakan Yeri hingga menjadi lebih nyaman.

 

Minhyuk yang sedang berjalan ke arah toilet, tidak sengaja melihat kejadian tersebut.

Bukankah itu wendy-ssi dan-… ah maknae baru mereka.Yeri.

 

Wendy kembali berdiri, dan merapikan rambut Yeri. Yeri tersenyum manis dan memeluk pinggang Unnie yang telah menyelamatkannya dua kali dalam waktu kurang dari satu jam tersebut.

 

Ahhh… bukankah itu Wendy-ssi dan Yeri-ssi” Changsub yang secara tiba-tiba sudah berada disamping Minhyuk bergumam pelan, namun tetap dapat terdengar jelas oleh Minhyuk. Ia menoleh refleks pada Minhyuk.

 

Bukankah kau mau ke toilet?” Minhyuk hanya mengangguk dalam diam. Changsub kembali mengalihkan pandangannya pada dua gadis cantik yang sudah sedikit Ia kenal berkat salah satu reality show yang melibatkan member dari grup mereka masing-masing.

 

Wendy-ssi, Yeri-ssi… kalian sedang apa?” merasa nama mereka dipanggil membuat Wendy dan Yeri kompak membalikkan badan.

 

Ahhh Changsub sunbaenim, anyeonghaseyo.” ujar Wendy seraya membungkuk hormat yang diikuti oleh Yeri.

 

“Kalian tidak bersiap-siap??”

 

Kami habis dari toilet sunbae…” wendy baru selesai bicara, Yeri tiba-tiba ikut bergabung dalam obrolan , “Dan aku hampir mengalami kecelakaan kecil.” ucapnya diselingi cengilran lebar memperlihatkan barisan gigi putih susunya yang tersusun rapih,

Hmmm Bukankah ini Minhyuk oppa??” ujar Yerim kemudian. Mendengar kata ‘oppa’ membuat Wendy mengerutkan kening seketika dan sedikit memiringkan kepalanya, terlihat berfikir.

 

Huwaa, daebak, oppa bukankah Kau Idol yang paling terkenal karena kemampuan atletikmu? Kau sungguh keren” lanjut Yeri. Minhyuk mengusap-usap tengkuk dan tersenyum canggung mendengar pujian dari gadis berusia 17 tahun tersebut.

Sadar bahwa sang maknae telah kembali menjadi ‘uncontroll maknae’ Wendy segera mengambil langkah untuk menyudahi pertemuan mereka. Karena mereka harus memperkecil kemungkinan skandal tercipta.

 

Changsub sunbaenim, Minhyuk sunbaenim… maaf tidak bisa mengobrol lama, mungkin lain waktu, karena kami sudah cukup lama keluar ruangan. Aku takut Dong Joon oppa khawatir akan kami. Geureom… kami permisi” setelahnya Wendy membungkuk hormat, dan tersenyum manis. Seraya menggenggam lengan Yeri agar dapat menarik paksa Ia untuk segera pergi dari tempat tersebut.

 

Aihhh… Neomu gyeowo..” ujar Changsub masih memandang kepergian kedua gadis cantik tersebut.

 

“Sadarlah Changsub-a, salah satu dari mereka berdua masih pelajar… Pe..La..Jar.., ingat umurmu. Mengapa rekan se-grup ku banyak sekali sepertinya yang terkena syndrome lovey-dovey Red Velvet” komentar Minhyuk seketika merusak mood Changsub yang tengah menikmati perasaan Lovey-Dovey pada salah satu hoobae mereka, walaupun berasal dari Agensi yang berbeda.

 

Minhyuk, segera melangkah pergi menuju tujuannya semula, toilet. Walau kini Ia sudah lupa alasan utamanya untuk pergi ke toilet tersebut. Karena telah menguap begitu saja, mungkin akibat percakapan singkat tidak terduga dengan salah satu idola rekan satu grupnya, Wendy.

 

Sudut mata Minhyuk kembali memandang lekat punggung wanita dengan mini dress berwarna biru tersebut, yang semakin menjauh dibawa oleh jarak antara mereka berdua.

Son Seung Hwan, senyummu ternyata cukup menawan untuk menarik perhatian seorang pria.

 

 

TBC

Hai dreamers…

Aku datang dengan FF baru dengan lenght Chaptered, cihuyyy #pekerjaanjangkapanjang 😀

semoga kalian menikmati, dannnnnnn, tinggalkan jejak pliss 😉

withlove,

thanasa

Advertisements

Author:

I am a ordinary girl, who love Do Kyungsoo damn much... -You may know My Name, But You don't really know Who I am- (:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s